JENGKI ARCHITECTURE DOCUMENTATION PROGRAM 2016

05-09-2016

 

PROGRAM PENGARSIPAN ARSITEKTUR JENGKI
JAWA TIMUR
2016


Arsitektur jengki merupakan sebuah fenomena yang menarik dalam perkembangan arsitektur modern di Indonesia. Karena gaya tersebut hanya muncul pada masa yang singkat namun menyebar di berbagai kota di Indonesia. Langgam ini lahir dari tangan para perancang anonim dan seringkali dihubungkan dengan semangat sebuah bangsa yang baru merdeka.  

Pengarsipan arsitektur jengki sebagai bagian dari perjalanan sejarah aristektur modern di Indonesia masih jauh dari memadai. Di sisi lain  semakin banyak arsitektur jengki yang hilang satu persatu karena perubahan zaman tanpa sempat terdokumentasi dengan baik.

Karena itu Ikatan Arsitek Indonesia melalui Badan Pengkajian dan Litbang menginisiasi berbagai program perngarsipan khasanah kekayaan arsitektur di Indonesia, termasuk salah satunya adalah pengarsipan arsitektur jengki. Program ini dilaksanakan dengan semangat ‘gotong royong’, mengajak simbiosis dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dibidang pengarsipan arsitektur untuk turut serta terlibat secara aktif dan kongkrit. Hasil-hasil dari kerja pengarsipan ini akan dipublikasikan dan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Program ini bermula dari inisiatif kerja pengarsipan arsitektur jengki pada tahun 2015 yang dimulai oleh beberapa komunitas dan personal yang memiliki minat khusus dibidang sejarah dan pengarsipan arsitektur, dengan pendalaman khusus pada kasus arsitektur jengki di Kecamatan Blutoh dan Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura. Pada tahun 2016 kegiatan ini diperluas dengan didukung oleh Ikatan Aarsitek Indonesia (IAI), melalui Badan Pengkajian dan Litbang IAI.

Rangkaian program ini merupakan sebuah bagian upaya dan kerja pendokumentasian dan pengarsipan arsitektur di Indonesia khususnya arsitektur modern Indonesia. Program ini bertujuan pula menggalakkan budaya literasi masyarakat di Indonesia secara umumnya, khususnya di bidang arsitektur.

TUJUAN

1.    Mendokumentasikan beberapa bangunan berarsitektur Jengki di wilayah Prenduan dan Kapedi dalam bentuk teks dan visual
2.    Melibatkan generasi muda secara interaktif dalam proses kerja dokumentasi melalui program residensi
3.    Menyajikan arsip dan hasil dokumentasi kepada khalayak dalam bentuk pameran
4.    Membuka ruang diskusi tentang arsitektur jengki
5.    Sebagai bahan untuk menerbitkan buku tentang arsitektur jengki hasil dari rangkaian program residensi, pameran dan diskusi ini.


KELUARAN

1.    Foto
2.    Sketsa
3.    Video
4.    Maket
5.    Katalog
6.    Buku (2017)


PROGRAM KEGIATAN


Program Pengarsipan Arsitektur Jengki di Jawa Timur tahun 2016 dilaksanakan dalam beberapa rangkaian program kegiatan yang saling terkait dan dipersiapkan keberlanjutannya hingga ke tahun-tahun berikutnya.

A.    PROGRAM PEMETAAN PERSEBARAN ARSITEKTUR JENGKI
Metode survey dan pemetaan yang ditentukan nantinya akan disebarkan ke seluruh anggota IAI Jawa Timur yang tersebar diberbagai wilayah Jawa Timur untuk turut melaksanakan kegiatan ini. Hasil dari kegiatan ini adalah dokumentasi visual (foto) dan beberapa keterangan teknis yang akan ditentukan dalam metode survey dan pemetaan. Hasil dari kegiatan ini akan dipamerkan dalam kegiatan Jengki Architecture Week Exhibition 2016 di Jakarta.
Waktu:
September – Oktober  2016


B.    PROGRAM RESIDENSI
Program Residensi ini dilaksanakan sebagai tahapan lebih lanjut dari Program Pemetaan Persebaran Arsitektur Jengki. Kedua program ini bisa dilaksanakan berbarengan karena pada kasus tertentu program pemetaan awal sudah dilakukan sebelumnya, sebelum Program Pengarsipan Arsitektur Jengki di Jawa Timur tahun 2016  diluncurkan.
Program Residensi akan mengambil lokasi di Kecamatan Pragaan dan Kecamatan Blutoh, Kabupaten Sumenep, Madura. Dimana kegiatan pemetaan awal sudah dilakukan pada tahun 2015 .
Program residensi ini merupakan kegiatan dokumentasi dengan lebih terinci dan mendalam pada kasus rumah-rumah juragan tembakau yang bergaya jengki di dua kecamatan tersebut. Ada 6 kelompok bangunan yang sudah teridentifikasi dan subjek kegiatan residensi ini. Sebagai bagian dari dokumentasi yang dilakukan, akan diundang enam orang periset muda dari berbagai latar belakang untuk melakukan residensi. Para periset yang terpilih akan tinggal dilokasi selama 15 hari dan melakukan serangkaian kegiatan pengarsipan secara audio visual dan tekstual.

Hasil dari kegiatan ini berupa arsip audio-visual ( video, foto, sketsa) dan tekstual (deskripsi, paper, hasil wawancara) yang akan dipamerkan dalam kegiatan Jengki Architecture Week Exhibition 2016 di Jakarta.

Waktu:
5 – 20 September 2016

Tempat:
Desa Kapedi, Kecamatan Blutoh, Kabupaten Sumenep
Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep

Peserta :
Peneliti :
1.    Muhammad Darman (Kendari)
2.    Eka Mulyawan (Bali)
3.    Wilfrid A. Wassa (Flores)
Asisten Peneliti :
1.    Faiq Nur Fikri (Sumenep)
2.    Niti Anggarajati (Surabaya)
3.    Zeinul Isbat (Bangkalan)


C.    PAMERAN (JENGKI ARCHITECTURE WEEK EXHIBITION 2016)
Setelah penyelenggaraan residensi, data dan arsip yang didapatkan akan dipresentasikan melalui beberapa medium. Salah satunya adalah pameran dan penerbitan katalog yang berisi hasil temuan para peserta residensi. Melalui pameran dan penerbitan katalog ini, diharapkan pengetahuan yang diproduksi dapat tersebar kepada masyarakat luas pemerhati arsitektur dalam bentuk yang interaktif.

Waktu:
9-11 Nopember 2016

Tempat:
Jakarta Convention Center


D.    PRESENTASI & DISKUSI PANEL (JENGKI TALK)
Para peserta residensi akan menuturkan kisahnya pada sebuah acara diskusi arsitektur yang akan diselenggarakan di sela-sela waktu pameran. Pada diskusi ini, juga akan didatangkan beberapa akademisi dan sejarawan arsitektur yang diharapkan mampu memberikan sudut pandang lain dari pengetahuan yang diproduksi oleh para peserta residensi.

Waktu:
9-11 Nopember 2016

Tempat:
Jakarta Convention Center

 

TIM KERJA

Manajer Eksekutif
Ikatan Arsitek Indonesia
Ruben Tangido
Mohammad Cahyo Novianto
Ikatan Arsitek Indonesia Jawa Timur
Hari Sunarko
Andi Mappajaya
Diyan Lesmana

Manajer Program
Wahyu Gunawan

Peneliti Utama
Muhammad Darman
Eka Mulyawan
Wilfrid A. Wassa

Perancang Grafis
Candra Reza

Web Desainer
Adil Alba

Administrasi
Mahdi Irfani

Kurator
Ayos Purwoaji


KOLABORATOR

 
Kami Arsitek Jengki noMADen
Kwangsan kunstkring
Songgenep Tempo Doeloe
Republik Kreatif (REK)
Kiwari