Dewan Kehormatan IAI

Dewan Kehormatan IAI beranggotakan Anggota Profesional dengan kriteria sebagai berikut:

  1. Memiliki integritas, serta menjunjung tinggi Etika Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi Arsitek.
  2. Tidak kehilangan haknya sebagai warga negara maupun sebagai anggota.
  3. Sanggup melaksanakan tugas yang dituntut organisasi.

Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Kehormatan IAI memiliki tata kerja dan kode etik yang harus ditaati oleh seluruh anggota Dewan Kehormatan IAI pada lingkup nasional maupun daerah.
Masa jabatan Dewan Kehormatan IAI adalah sama dengan masa bakti Pengurus pada lingkup masing-masing.
Dewan Kehormatan IAI Daerah juga menangani permasalahan anggota IAI pada lingkup cabang yang se-provinsi.

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Menentukan norma-norma etika dan tata laku profesi arsitek, serta menilai dan memutuskan perlu tidaknya dilakukan penyempurnaan atau perubahan terhadap ketentuan Kode Etik Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi Arsitek.
  2. Menentukan dan memberi arahan dalam penyusunan kebijakan serta pelaksanaan program pengembangan keprofesionalan anggota, khususnya Penataran Kode Etik Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi Arsitek.
  3. Menetapkan tata cara persidangan, dalam memutuskan dan menilai masalah-masalah yang menyangkut pelanggaran Kode Etik Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi Arsitek, arbitrase/hubungan kerja, maupun menyangkut persyaratan keanggotaan untuk status Anggota Profesional.
  4. Meminta pihak-pihak lain yang dianggap perlu baik dari dalam maupun luar IAI untuk dapat mengemukakan pendapat/keterangan dalam persidangan, atau membantu Dewan Kehormatan IAI dalam tugasnya pada lingkup nasional/daerah/cabang.
  5. Menetapkan sanksi atas pelanggaran Kode Etik Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi Asitek, dan meneruskan kepada Pengurus Nasional/Daerah/Cabang untuk menindaklanjuti sesuai ketentuan kewenangan dalam lingkup masing-masing.